Langsung ke konten utama

CUKUP MENJADI MANUSIA UNTUK MEMBELA PALESTINA

Konflik Palestina dan Israel akhir-akhir ini semakin panas. Koflik ini semakin memanas sejak Maret 2025 dimana Israel mulai blokade masuknya pasokan makanan, bahan bakar dan obat-obatan ke Gaza. Akibatnya, makanan gratis yang disediakan dapur-dapur umum terancam tutup karena kekurangan pasokan. Menurut (Nidal: 2025) ada lebih dari 10.000 anak mengalami malnutrisi dan setidaknya 52 orang, termasuk 50 anak, telah meninggal kelaparan. Sekitar 60% perumahan di Gaza hancur akibat serangan udara dan lebih dari 1,9 juta orang sekitar 85% populasi terpaksa mengungsi. Banyak dari mereka tinggal di tenda-tenda darurat yang rusak akibat badai musim dingin. Bahkan sistem air bersih di Gaza telah runtuh, akumulasi limbah dan kurangnya sanitasi telah memicu wabah penyakit, termasuk polio. Konflik Palestina Israel ini dimulai sejak abad ke-20 dimana Israel mendirikan negaranya di tanah Palestina. Palestina khususnya Gaza berada dalam kondisi terkepung karena Israel adalah negara yang didukung oleh negara-gara bersar seperti Amerika Serikat. Kondisi Palestina pada akhir April 2025 semakin memprihatinkan terutama di jalur Gaza. Dalam konflik ini Palestina tentunya bukan hanya diam saja. Palestina berusaha memperkuat posisinya sebagai representasi sah pemilik wilayah negara tersebut dengan menyerukan reformasi internal, mengambil langkah-langkah diplomatik, dan mengupayakan pengambilalihan kendali atas Gaza. Namun, tantangan dari Hamas dan penolakan Israel terhadap peran PA di Gaza menjadi hambatan signifikan dalam upaya tersebut. Sebagai respons terhadap tekanan internasional dan untuk memastikan kelangsungan kepemimpinan, Abbas menunjuk Hussein al-Sheikh sebagai wakil presiden dan calon penerusnya. Al-Sheikh, anggota senior Fatah yang dikenal pragmatis dan memiliki hubungan erat dengan Israel, diharapkan dapat memperkuat posisi PA dalam negosiasi pascakonflik dan reformasi internal. Lantas apa yang harus kita? apakah kita perlu pura-pura tidak tahu, padahal di sosial media kita sudah beredar tentang berita ini. Sebagai individu atau masyarakat kita perlu lebih mengencangkan tali solidaritas dengan ikut berdonasi dan mendukung penggalangan dana serta menyuarakan aksi damai, doa bersama atau forum diskusi. Mengedukasi publik lewat sosial media tetapi dengan informasi yang akurat serta tetap memboikot produk produk yang terafialiasi untuk mendanai Israel. “Kita tidak harus menjadi aktivis untuk peduli. Tapi menjadi manusia berarti memiliki nurani. Baik lewat doa, donasi, edukasi, atau diplomasi setiap langkah kecil berarti”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERCEPATAN PELUNASAN DI FIF (2020)

Sumber logo : https://www.fifgroup.co.id/ Federal International Finance (FIFGROUP) FIFGROUP adalah perusahaan pembiayaan yang didirikan pada tahun 1989 oleh Astra yang menyediakan fasilitas pembiayaan konvensional dan syariah bagi konsumen yang ingin membeli sepeda motor Honda.  Apakah anda merupakan konsumen yang membeli motor dengan mengkredit di FIF juga tapi ingin dilunasi secara cepat, tapi kalau dipercepat takutnya ada biaya penalti?  Oke berarti fikiran anda sama dengan saya inilah pikiran kegelisahan saya ketika itu.  Baik, saya ingin sharing aja yah kurang lebihnya silahkan langsung datang ke kantor FIF nya.  Pada tahun 2019 saya mengkredit motor honda dengan perjanjian 35 x angsuran melalui FIF. Alhamdulillah cicilan dibayar lancar.  Nah pada cicilan ke 27 pada tahun 2020 saya berniat ingin melunasi semuanya. Tapi khawatir ada biaya penalti atau denda karena tidak sesuai perjanjian.  Baiklah karena saya sudah gusah gulana berangka...

Resensi Novel Pembunuhan Di Nihonbashi (The Newcomer) - Keigo Higashino

Sumber : tukubooksstore.id Judul : Pembunuhan Di Nihonbashi (The Newcomer) Pengarang : Keigo Higashino Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, anggota IKAPI Jakarta, 2020 Tahun terbit : 2020 Jumlah halaman : 304 halaman Genre : Misteri Novel ini menceritakan tentang sebuah pembunuhan seorang wanita bernama Mineko Mitsui ditemukan tewas dibunuh di apartemennya di kawasan Nihonbashi. Polisi menduga pelakunya adalah seseorang yang sudah mengenalnya, karena tidak ada tanda-tanda perampokan. Dektektif Kyoichiro Kaga, yang bertugas diwilayah itu mulai menyelidiki dengan cara yang berbeda dari kebanyakan detektif. Ia tidak hanya mencari pelaku, tetapi juga mempelajari kehidupan orang-orang di sekitar lokasi kejadian yaitu para pedagang, pekerja dan warga dilingkungan Nihonbashi. Melalui percakapan kecil dan pengamatan detail, Kaga menemukan potongan-potongan kebenaran tersembunyi dari setiap orang yang tampak tidak terkait dengan pembunuhan. Sedikit demi sedikit, ia mengungkap...